Pages

Senin, 08 Juni 2009

Tristar Culinary institute : Semakin Berkibar dengan Kursus Food Industry


Tristar Culinary Institute yang mengambil segmen pendidikan non formal ini, adalah satu Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja resmi, dengan alamat di Jl Raya Jemursari 234, dengan nomor telepon 031-8433224-25, 70114130, 0817321024, fax (031) 8432050.

Lembaga ini didirikan Ir Juwono Saroso, yang juga menduduki jabatan sebagai President Director, sejak tahun 1998 lalu. Lembaga ini mempunyai misi mencetak tenaga siap pakai.
Hal ini muncul karena dilandasi keprihatinan membludaknya pengangguran
akibat kejadian PHK besar-besaran saat Indonesia dilanda krisis moneter. Sarjana lulusan Tehnik Kimia ini akhirnya membantu satu wadah pelatihan kerja.

Awal berdirinya Tristar sendiri, berupa Kursus Home Industri, dengan mengambil lokasi di Jl Rungkut Mapan Utara CA 22-24. Saat itu mengambil segmen kursus pembuatan kosmetik, sabun, handicraft dan berbagai hasil karya yang bisa dijual.

Berlatar belakang sarjana ilmu Kimia, tentu Juwono tak terlalu kesulitan mengawali kursusnya dengan pemilihan materi itu. Karena pembuatan kosmetik, sabun & handicraft mengandalkan bahan kimia. Saat itu, segala bentuk pembuatan dan pengolahan bahan kimia menjadi kosmetik dan sabun diajarkan di Tristar. "Intinya siswa diarahkan menguasai ketrampilan ini, dan diharapkan bisa juga memasarkannya," kata Juwono, kepada HARIAN BANGSA.

Tahun 2000, Tristar mengembangkan sayap dengan membuka Kursus Food Industri.
"Awalnya hanya mengelola bahan kosmetik dan sabun, tapi ternyata food industry cukup menjajikan dan lagi trend di masyarakat. Tak urung Tristar berani terjun total di bidang ini," kata Sang Pemilik Tristar.
Tahun 2007, Tristar membuka Sekolah Kuliner dengan tujuan pencetak chef. Pendidikan dikemas secara profesional untuk program , D1, D2 dan D3 (Program Pendidikan 1 sd 3 tahun).
Sistem Perkuliahan Praktek Setiap Hari (1 jam teory - 3 jam praktek).

Jurusan yang ditawarkan ada 4 macam, yaitu;
1. Patiseri (Baking dan Pastry Art)
2. Tata Boga (Culinary Art)
3. Perhotelan.
4. Usaha Perjalanan Wisata.

Selain Pendidikan Kuliner D1, D2 & D3, ada pula bentuk Cooking Class, dengan sistem sekali datang sekali bayar. Harga yang dibandrol berkisar Rp 200 - 300 ribu, durasi pertemuan 3-4 jam. Untuk program ini, peserta mendapatkan teory & mempraktekan secara langsung (on Hands Training) 3-4 macam menu dan cara penyajiannya. "Ada evaluasi dan hasilnya dibawa pulang," Kata Ir juwono.
Di sisi lain, Tristar Culinary Institute baru saja menerima penghargaan Rekor Muri kategori menghias tart terbanyak, yaitu sebanyak 1.031 kue tart, yang diikuti anak-anak Pendidikan Usia Dini di City Of Tomorrow baru-baru ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar