Cooking With The Chef

VCD Tutorial Memasak

VCD Tutorial Tata Boga dan Patiseri

Jl.Raya Jemursari 244, Surabaya.

Pages

Jumat, 19 Juni 2009

Akpar Majapahit Surabaya Raih Diploma Award di Kompetisi Bergengsi International Salon Culinaire - Food & Hotel Jakarta 2015



Kompetisi Salon Culianire merupakan sebuah ajang kompetisi bergengsi bagi para chef hotel dan restoran yang berlomba menampilkan kemampuan dan keterampilan mereka untuk mengasah jiwa kemandirian, kreatifitas, dan sikap siap bersaing di ajang kompetisi nasional maupun internasional.


Untuk pertama kalinya Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya berpartisipasi dalam Salon Culinaire. Kali ini Akpar Majapahit Surabaya mengikuti 3 kelas lomba di antaranya: Petit Four or Praline diikuti oleh Febe Ayu, Asian Creative Canape diikuti oleh Cindra Siedharta, dan Australian Beef Challenge diikuti oleh Boediono Koeswadi. dan Reza Pranata.
Pada puncak acara tersebut, Akpar Majapahit Surabaya meraih prestasi dengan 2 Diploma Medals. Penganugrahan medali tersebut berdasarkan perolehan nilai dari juri-juri internasional yang telah mengantongi sertifikat juri internasional yang di sahkan oleh World Association of Chefs Sociaties (WACS).

Perolehan medali ‘Diploma Medal’ diraih oleh chef Cindra Siedharta dengan kategori Asian Creative Canape dan 2 orang chef muda yang tergabung satu team yaitu Boediono Koeswadi dan Reza Pranata dalam kategori Australian Beef Challenge.
“Untuk canape saya mencoba menyajikan dengan citarasa tradisional seperti Sushi Daging Rendang, Sate Blora dan lumpia Semarang yang dibentuk mungil-mungil, sehingga lebih istimewa dan gampang dinikmati. Bagi saya kompetisi memasak ini yang penting jangan takut menggabungkan antara makanan tradisional Indonesia dengan makanan Barat, justru disitu letak daya tariknya” ungkap Chef Cindra yang mengaku baru pertama kali ikut kompetisi memasak seperti ini.

Lain halnya dengan cerita chef Budi dan chef Reza, dalam kompetisi challange ini hanya dengan waktu 2 jam harus bisa menyajikan 3 sajian menu yang masing-masing sebanyak 4 porsi, diantaranya mix lettuce w/ creamy Italian dressing untuk appetizer, lalu Grilled Australian Beef with Brandy & Beans Sauce untuk main course dan vanilla pannacotta w/ strawberrt meringue sebagai dessertnya. Dengan menerapkan ilmu Western Food Gastronomy, Chef Budi memadukan olahan daging sapi yang di grilled dipadu saus yang dibuat seperti foam (busa) dan juga aneka sayuran tertata cantik sebagai pelengkapnya.
Kedepannya, Akpar Majapahit Surabaya akan mempersiapkan mahasiswa yang lebih matang lagi untuk ikut serta dalam kompetisi internasional. Harapannya, pencapaian prestasi mahasiswa Akpar Majapahit Surabaya akan lebih baik lagi dan mengharumkan nama Akpar Majapahit Surabaya dan Indonesia di ajang internasional.


Bertambah lagi prestasi membanggakan yang diraih mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya. Anda ingin seperti mereka ? Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya bisa jadi pilihan untuk pendidikan dibidang kuliner. *Upi

Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050

Senin, 08 Juni 2009

Tristar Culinary institute : Semakin Berkibar dengan Kursus Food Industry


Tristar Culinary Institute yang mengambil segmen pendidikan non formal ini, adalah satu Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja resmi, dengan alamat di Jl Raya Jemursari 234, dengan nomor telepon 031-8433224-25, 70114130, 0817321024, fax (031) 8432050.

Lembaga ini didirikan Ir Juwono Saroso, yang juga menduduki jabatan sebagai President Director, sejak tahun 1998 lalu. Lembaga ini mempunyai misi mencetak tenaga siap pakai.
Hal ini muncul karena dilandasi keprihatinan membludaknya pengangguran
akibat kejadian PHK besar-besaran saat Indonesia dilanda krisis moneter. Sarjana lulusan Tehnik Kimia ini akhirnya membantu satu wadah pelatihan kerja.

Awal berdirinya Tristar sendiri, berupa Kursus Home Industri, dengan mengambil lokasi di Jl Rungkut Mapan Utara CA 22-24. Saat itu mengambil segmen kursus pembuatan kosmetik, sabun, handicraft dan berbagai hasil karya yang bisa dijual.

Berlatar belakang sarjana ilmu Kimia, tentu Juwono tak terlalu kesulitan mengawali kursusnya dengan pemilihan materi itu. Karena pembuatan kosmetik, sabun & handicraft mengandalkan bahan kimia. Saat itu, segala bentuk pembuatan dan pengolahan bahan kimia menjadi kosmetik dan sabun diajarkan di Tristar. "Intinya siswa diarahkan menguasai ketrampilan ini, dan diharapkan bisa juga memasarkannya," kata Juwono, kepada HARIAN BANGSA.

Tahun 2000, Tristar mengembangkan sayap dengan membuka Kursus Food Industri.
"Awalnya hanya mengelola bahan kosmetik dan sabun, tapi ternyata food industry cukup menjajikan dan lagi trend di masyarakat. Tak urung Tristar berani terjun total di bidang ini," kata Sang Pemilik Tristar.
Tahun 2007, Tristar membuka Sekolah Kuliner dengan tujuan pencetak chef. Pendidikan dikemas secara profesional untuk program , D1, D2 dan D3 (Program Pendidikan 1 sd 3 tahun).
Sistem Perkuliahan Praktek Setiap Hari (1 jam teory - 3 jam praktek).

Jurusan yang ditawarkan ada 4 macam, yaitu;
1. Patiseri (Baking dan Pastry Art)
2. Tata Boga (Culinary Art)
3. Perhotelan.
4. Usaha Perjalanan Wisata.

Selain Pendidikan Kuliner D1, D2 & D3, ada pula bentuk Cooking Class, dengan sistem sekali datang sekali bayar. Harga yang dibandrol berkisar Rp 200 - 300 ribu, durasi pertemuan 3-4 jam. Untuk program ini, peserta mendapatkan teory & mempraktekan secara langsung (on Hands Training) 3-4 macam menu dan cara penyajiannya. "Ada evaluasi dan hasilnya dibawa pulang," Kata Ir juwono.
Di sisi lain, Tristar Culinary Institute baru saja menerima penghargaan Rekor Muri kategori menghias tart terbanyak, yaitu sebanyak 1.031 kue tart, yang diikuti anak-anak Pendidikan Usia Dini di City Of Tomorrow baru-baru ini.

Kursus Glass Painting di LPLK Tristar

Dalam Kursus Glass Painting ini, LPLK Tristar mengajarkan bagaimana melukis dengan media kaca. Selain Teknik menggambar, para peserta juga diajarkan mengenai bahan-bahan yang digunakan untuk melukis di media kaca. Beberapa teori dasar mengenai berbagai macam cat juga diberikan kepada peserta. Dibimbing oleh instruktur yang sudah berpengalaman dalam bidangnya, para peserta langsung praktek.



Instruktur Sedang memberikan teori kepada para peserta




Minggu, 07 Juni 2009

LPLK TRISTAR Tawarkan Kuliah Sambil Kerja


Nama Tristar kian melambung sebagai lembaga kursus dan institute kuliner. Hal ini terbukti peserta kursus dan siswa institutenya banyak yang berhasil terjun dan mengembangkan usahanya, baik sebagai karyawan atau pegelola Resto dan Cafe.

Lembaga yang didirikan Ir Juwono Saroso ini, di samping memiliki institut kuliner yang sudah diakui, kini Tristar juga membuka Lembaga Pendidikan dan Latihan Kerja (LPLK).

Dengan program pendidikan profesional berbasic akademik, siswa akan dididik 3 bulanan, mengenai berbagai pelajaran kuliner. Ditambah lagi kurikulum umum seperti bahasa Inggris, Pembinaan sikap Profesi, Kewirausahaan, Hygiene & Sanitasi, Matematika, dan Job Training.

Lembaga ini lebih dikenal dengan program 3 bulanan, dengan tahapan 3 bulan kursus intensive dan 3 bulan lagi magang. “Tujuan didirikan lembaga ini adalah untuk menampung yang berpotensi namun minim biaya,” kata Tri Hartono SH, selaku pimpinan operasional. "LPLK baru aktif pada 1 juni 2009. Meski baru dimulai tanggal 1 Juni namun siswa yang sudah
mendaftarkan sudah banyak," tambahnya.

Siswa yang masih belajar diberi kesempatan bekerja di beberapa cafe dan resto milik Tristar, juga dilibatkan even-even yang kerap diadakan Tristar. Hal ini menjadi ajang praktek bagi peserta/siswa kursus, untuk mengapresiasikan kebolehan dalam hal tata boga dan patiseri.
pasalnya, yang diajarkan di kursus Tristar lebih mengacu pada 40 persen teori dan 60 persen praktek. "Diharapkan nantinya lulusan Tristar dipastikan menjadi tenaga siap pakai," ujarnya.


Program pendidikan profesioanal 3 bulanan yang berijazah Diknas ini, memiliki 4 pilihan jurusan, yaitu:
1. F&B Service/Bartending yang mengajarkan tata cara penyajian ala internasional yang berstandart hotel. Bartending sendiri mengajarkan tehnik pembuatan minuman internasional dengan biaya Rp 4 juta.

2. Jurusan F&B Product mengajarkan ketrampilan pengelolaan dan penyajian makanan Nusantara, Tionghoa, dan Eropa dengan biaya Rp 5,5 juta.

3. Jurusan Patiseri , lebih kepada pemahaman dan penguasaan ketrampilan membuat dan menghias cake, dengan bandrol Rp 5 juta,

4. Jurusan Chinese Food, mata kuliah ini lebih spesifik kepada tentang pengelolaan dan penyajian makanan Tionghoa biayanya Rp 5 juta.

Anda tertarik, bisa menghubungi kantor pusat Tristar Jl Raya Jemursari
240 A Surabaya, atau telepon nomor (031) 8415016, 8438913, 70114130.

Selasa, 02 Juni 2009

Kursus Privat di LPLK TRISTAR

Selain kursus secara kolektif, LPLK TRISTAR juga mengadakan kursus secara privat.
Tiket Privat berlaku untuk 2 orang. Keunggulan dari kursus privat ini terletak pada jumlah peserta yang dibatasi maksimal 2 orang saja. Jadi instruktur dapat lebih berkonsentrasi.

Peserta langsung praktek dengan dibimbing oleh instruktur TRISTAR




Bakso hasil karya peserta kursus privat

Senin, 01 Juni 2009

Kursus Membuat patung dari gabus

Pelatihan membuat patung dari bahan gabus diajarkan juga di LPLK Tristar. Pelatihan ini mengajarkan mulai dari pemilihan bahan yang akan digunakan untuk pembuatan patung, sampai perkenalan kepada bahan-bahan pendukungnya. Selain itu, juga diajarkan berbagai teknik pembuatan patung dari bahan gabus.
Bpk. Ashari selaku insturktur memberikan sedikit teori kepada para peserta


Setelah memberikan teori dasar mengenai penggunaan bahan, instruktur mulai mempraktekkan cara mengolahnya.

Para peserta langsung praktek sendiri dan mencoba membuat patung dari bahan gabus


Hasil Produk jadi para peserta yang praktek langsung dalam pelatihan pembuatan patung dari gabus.